5730 – Ignatius Roni Setyawan | Just another Esa Unggul Weblog site

Panama Papers from WIKIPEDIA

The Panama Papers are a leaked set of 11.5 million confidential documents that provide detailed information about more than 214,000 offshore companies listed by the Panamanian corporate service provider Mossack Fonseca, including the identities of shareholders and directors of the companies. The documents show how wealthy individuals, including public officials, hide their money from public scrutiny. At the time of publication, the papers identified five then-heads of state or government leaders from Argentina, Iceland, Saudi Arabia, Ukraine, and the United Arab Emirates; as well as government officials, close relatives, and close associates of various heads of government of more than forty other countries. The British Virgin Islands was home to half of the companies exposed and Hong Kong contained the most affiliated banks, law firms and middlemen.[1]

While the use of offshore business entities is not illegal in the jurisdictions in which they are registered, during their investigation reporters found that some of the shell companies may have been used for illegal purposes, including fraud, drug trafficking, and tax evasion.[2]

An anonymous source using the pseudonym “John Doe” made the documents available in batches to German newspaper Süddeutsche Zeitung beginning in early 2015. The information from this unremunerated whistleblower[3] documents transactions as far back as the 1970s and eventually totaled 2.6 terabytes of data. Given the scale of the leak, the newspaper enlisted the help of the International Consortium of Investigative Journalists, which distributed the documents for investigation and analysis to some 400 journalists at 107 media organizations in 76 countries.[4] The first news reports based on the papers, and 149 of the documents themselves, were published on April 3, 2016. The ICIJ promises to publish a full list of companies involved in early May 2016

TUGAS BUAT MAHASISWA:
BUAT BAHAN DISKUSI KELAS PUPM seksi 12 + 13 SABTU 16 April 2016.

PENGUMUMAN MAHASISWA MAGIC & METOLIT KELAS 10.

Bagi mahasiswa kelas Manajemen Strategik dan Metodologi Penelitian kelas 10 maka diumumkan 2 hal sbb.:
a. UAS Manajemen Strategik kelas 10 dilakukan secara take home dengan mahasiswa ambil soal pada Sabtu 23 Januari 2016 jam 13-15 dan diwajibkan untuk mengumpulkan kembali pada Sabtu 30 Januari 2016 jam 13-15.
b. UAS Metodologi Penelitian kelas 10 dilakukan secara take home dengan mahasiswa ambil soal pada Sabtu 30 Januari 2016 jam 15.30.-17.30 dan diwajibkan mengumpulkan kembali pada Sabtu 6 Februari 2016 jam 15.30-17.30.

TTD. Pa Roni (dosen Kelas)
HP 08174185000

Profil Calon Scholar Muda Terbaik di Finance Asal Indonesia (source:http://www.aut.ac.nz/study-at-aut/study-areas/business/research/research-areas/finance/researcher-profiles/phd-students/ivan-indriawan)

Ivan Indriawan
Staff Profile Image of Ivan Indriawan
PhD Scholar

Phone: +64 9 9219999

Email: ivan.indriawan@aut.ac.nz
Qualifications:

Bachelor of Business (Honours) in Finance, AUT University
Bachelor of Business in Finance and Economics, AUT University

Biography:

Ivan Indriawan is an AUT graduate. He completed his Bachelor of Business majoring in Finance and Economics with AUT University. Aspired to do more exciting work for career, he continued to pursue an Honours qualification specialising in Finance. Upon graduation, he worked as a Credit Risk Scoring Analyst for Citibank in Jakarta, Indonesia. His thirst for knowledge has brought him back into doing doctoral studies with AUT University under his former Honours supervisor, Prof. Bart Frijns, and Prof Alireza Tourani-Rad. His proposed doctoral thesis combines a focus on macroeconomic news announcements and underlying market microstructure theory that drives prices of stocks listed in multiple markets. Ivan was a recipient of 2012 University Graduate Assistantship Award and University Vice-Chancellor Doctoral Scholarship Award 2012.

Ivan’s Research Supervisors are Professor’s Bart Frijns and Alireza Tourani-Rad.
Research Areas:

Market Microstructure and Macroeconomic News Announcements

Publications:

Frijns, B., Tourani-Rad, A., & Indriawan, I., (2011). Political Crises and the Stock Market Integration of Emerging Markets. Journal of Banking and Finance, Vol 36 (3), pp. 625-922.

Frijns, B., Indriawan, I., & Tourani-Rad, A. (2014). Macroeconomic News Announcements and Price Discovery: Evidence from Canadian–U.S. Cross-Listed firms. Journal of Empirical Finance (Forthcoming).

– See more at: http://www.aut.ac.nz/study-at-aut/study-areas/business/research/research-areas/finance/researcher-profiles/phd-students/ivan-indriawan#sthash.j204iCSq.dpuf

PENGUMUMAN UNTUK MAHASISWA PUPM SEKSI 11+ 12

PENGUMUMAN

Diberitahukan kepada semua mahasiswa peserta kuliah Pasar Uang Pasar Modal (PUPM) seksi 11 dan 12 bahwa masih ada 1 kali lagi pertemuan untuk menyelesaikan beberapa tugas presentasi kelompok dan mendiskusikan kisi-kisi UAS PUPM Sabtu 11 Juli 2015. Pertemuan ini dilakukan Sabtu 4 Juli 2015 dengan rincian sebagai berikut:

a. PUPM Seksi 11, jam 13.00-15.30, Ruang ……….
b. PUPM Seksi 12, jam 15.30-18.00, Ruang ………

Ruangan akan ditentukan oleh pihak DPPU. Atas perhatian dan kerjasamanya, saya ucapkan terima kasih.

Jakarta, 28 Juni 2015
Hormat saya:

Ign.Roni Setyawan
Dosen Kelas

10 ahli fisika terbaik Indonesia (sumber: kasfo.blogspot.com)

10 Orang Ahli Fisika dari Indonesia

ttp://kasfo.blogspot.com/2012/04/10-orang-ahli-fisika-dari-indonesia.html#!/2012/04/10-orang-ahli-fisika-dari-indonesia.html

1. Prof. Pantur Silaban Ph.D
Beliau menjadi guru besar fisika teori Institut Teknologi Bandung per Januari 1995 dan dikenal sebagai fisikawan pertama Indonesia (bahkan Asia Tenggara) dalam teori relativitas khususnya Relativitas umum yang tergolong langka di bidangnya.
Pada tahun 1967, 3 tahun setelah diangkat menjadi staf pengajar Fisika (1964), putra dari Israel Silaban dan Regina br Lumbantoruan ini berangkat ke Amerika Serikat untuk belajar relativitas umum dan ia diterima di pusat kajian gravitasi Universitas Syracuse langsung di bawah bimbingan Peter Gabriel Bergmann dan Joshua N. Goldberg yang dikenal sebagai otoritas relativitas umum setelah pencetusnya, Albert Einstein. Di sana Pantur Silaban memasuki isu paling hangat yakni mengawinkan Medan Kuantum dan Relativitas Umum untuk meminak Teori Kuantum Gravitasi. Itulah impian terkenal Albert Einstein yakni meramu keempat interaksi yang ada di alam semesta dalam satu formulasi yang gagal ia peroleh sampai akhir hayatnya: Grand Unified Theory. Pekerjaan ini diselesaikan dengan disertasi yang berjudul “Null Tetrad, Formulation of the Equation of Motion in General Relativity” pada tahun 1971.
Setelah kembali ke Indonesia, Pantur Silaban menjadi orang pertama di Indonesia yang mempelajari relativitas Einstein sampai tingkat doktor. Beberapa risetnya diterbitkan Journal of General Relativity and Gravitation. Sekian banyak makalahnya dimuat berbagai proceedings. Seniornya, Prof. Achmad Baiquni (almarhum), selalu menyebut nama Pantur Silaban sebagai otoritas bila menyinggung nama Einstein dan beberapa kali diundang sebagai pembicara di International Centre for Theoretical Physics (ICTP), Trieste, Italia, yang didirikan Nobelis Fisika, Abdus Salam. Pantur Silaban selalu mencermati indikasi akan keberhasilan Teori Kuantum Gravitasi hingga kini.
Di lingkungan keluarga ia menebang folklore, “rebung tak jauh dari rumpunnya”. Keempat putrinya, buah perkawinan dengan Rugun Lumbantoruan, merupakan sarjana dari perguruan tinggi negeri. Anna Silaban lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran; Ruth Silaban dokter spesialis saraf lulusan Universitas Padjajaran; Sarah Silaban lulusan Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung dan magister Universitas Teknologi Chalmers, Swedia; dan si bungsu Mary Silaban adalah lulusan Teknik Geologi Institut Teknologi Bandung.
Atas kontribusinya dalam dunia sains khususnya fisika, Freedom Institute – Center of Democracy, Nationalism, and Market Economy Studies manganugerahkannya Achmad Bakrie Award pada tahun 2009

2. Tjia May On

Tjia May On (lahir di Probolinggo, Jawa Timur, Indonesia, 25 Desember 1934; umur 77 tahun) adalah guru besar Fisika Institut Teknologi Bandung. Menyelesaikan sarjana fisika tahun 1962 dari ITB, ia kemudian meneruskan ke Northwestern University, AS hingga Ph.D tahun 1969. Ia menekuni bidang partikel kuantum dan kosmologi relativistik, dan kemudian penelitian polimer, optik nonlinier, superkonduktor. Selain mengajar di jurusan Fisika ITB, ia juga mengajar di program Optoelektronika Universitas Indonesia.

3. L.T. Handoko

L.T. Handoko adalah salah seorang fisikawan teori Indonesia dengan fokus penelitian teori fisika partikel. Ia merupakan salah satu pionir dan penggagas utama Grup Fisikawan Teoritik Indonesia serta Masyarakat Komputasi Indonesia. Dari kedua organisasi profesi ilmiah, GFTI dan MKI, inilah muncul kegiatan tahunan dengan model konsorsium berupa Workshop on Theoretical Physics (WTP) sejak 2004, Workshop on Computational Science (WCS) sejak 2004, serta Workshop on Nonlinear Phenomena (WNP) sejak 2006 . Sebagai puncaknya adalah kemunculan jurnal teori pertama di Indonesia, yaitu Journal of Theoretical and Computational Studies – JTCS

4. Prof. Freddy

Prof. Freddy Permana Zen, M.Sc, D.Sc (lahir di Pangkalpinang, Bangka, 1 Maret 1961) adalah seorang dosen dan peneliti bidang fisika teoretik. Saat ini dia menjabat sebagai profesor bidang fisika teoretik energi tinggi (theoretical high energy physics) di Institut Teknologi Bandung dan menjadi direktur di INDONESIA Center for Theoretical and Mathematical Physics.

5. Yohanes Surya

Yohanes Surya (lahir di Jakarta, 6 November 1963; umur 48 tahun) adalah seorang fisikawan Indonesia. Ia juga dikenal sebagai pembimbing TOFI. saat ini Prof. Yohanes Surya Ph.D. aktif dalam berbagai pelatihan Matematika dan Fisika GASING (Gampang Asyik dan Menyenangkan)

6. Nelson Tansu
Nelson Tansu (lahir di Medan, Sumatera Utara, 20 Oktober 1977; umur 34 tahun) adalah seorang pakar nanoteknologi dan optoelektronika asal Indonesia yang menjadi tenure-tracked Assistant Professor di Universitas Lehigh (Lehigh University) pada usia 25 tahun (sejak Juli 2003). Tansu menyisihkan lebih dari 300 doktor[rujukan?] untuk mendapatkan jabatan Assistant Professor tersebut di Universitas Lehigh sejak Juli 2003. Universitas Lehigh merupakan salah satu universitas papan atas di Amerika Serikat. Berdasarkan US News and World Reports 2009, Lehigh University memiliki ranking yang sama dengan beberapa universitas terkemuka lainnya di Amerika Serikat seperti Georgia Institute of Technology, University of Wisconsin-Madison, University of California-San Diego, University of Illinois-Urbana Champaign, dan New York University[rujukan?].

Riset Tansu adalah dalam bidang fisika terapan (Applied Physics) terutama dalam bidang semikonduktor, nanoteknologi, dan fotonika. Sejak April 2007 sampai April 2009, beliau dipromosi menjadi Peter C. Rossin (Term Chair) Assistant Professor di Universitas Lehigh. Sejak Mei 2009 (usia 31 tahun) sampai April 2010, Tansu dipromosi menjadi Associate Professor dengan tenure di Universitas Lehigh. Sejak May 2010 sampai sekarang, Tansu dipromosi menjadi Class of 1961 Chair Associate Professor (dengan tenure) di Universitas Lehigh.
Nelson Tansu merupakan putra kedua dari pasangan ayah (Almarhum) Iskandar Tansu dan ibu (Almarhum) Auw Lie Min. Ia dilahirkan di Medan, dan besar di Medan. Tansu menyelesaikan pendidikan dari TK-SD-SMP-SMA di Yayasan Perguruan Sutomo 1 Medan, di mana beliau merupakan lulusan terbaik saat menyelesaikan pendidikan SMA di Mei 1995. Kemudian, dia melanjutkan pendidikan S1 (BS) sampai S3 (PhD / Doktor) di Universitas Wisconsin – Madison.

7. Roby Muhamad
Roby Muhamad adalah pakar jejaring sosial.
Sebelumnya ia adalah seorang fisikawan Indonesia yang kemudian beralih menjadi sosiolog dan dikenal lewat keterlibatannya dalam proyek Dunia Kecil (Small World). Ia adalah anak bungsu dari empat bersaudara pasangan Prof Dr Wahyu Karhiwikarta, seorang spesialis kedokteran olahraga, dan dr Hanariah Wahyu, seorang spesialis anak. Ia menyelesaikan pendidikan tingkat sarjananya pada tahun 1998 di Institut Teknologi Bandung dengan topik mengenai lubang hitam Stephen Hawking, yang kemudian dilanjutkannya dengan meneruskan program magister pada perguruan tinggi yang sama, dengan topik mengenai teori string dan teori-M, yang diselesaikannya pada tahun 2000. Tahun 2010 ia memperoleh gelar doktor dari Departemen Sosiologi, Universitas Columbia, New York, Amerika Serikat.
Usai menyelesaikan pendidikan doktor-nya, Roby pulang ke Indonesia. Saat ini Roby tercatat sebagai staf pengajar di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dan mendirikan AkonLabs, sebuah lembaga riset nirlaba yang berfokus pada aplikasi sains socio-behavioral untuk perubahan kultur.

8. Hans Jacobus Wospakrik
Hans Jacobus Wospakrik (lahir di Serui, Papua, 10 September 1951 – meninggal di Jakarta, 11 Januari 2005 pada umur 53 tahun) adalah seorang fisikawan Indonesia yang merupakan dosen fisika teoritik di Institut Teknologi Bandung.
Hans adalah seorang yang mendapatkan penghargaan fisikawan terbaik oleh Universitas Atma Jaya Jakarta atas pengabdian, konsistensi, dan dedikasinya yang tinggi dalam penelitian di bidang fisika teori. Ia memberi sumbangan berarti kepada komunitas fisika dunia berupa metode-metode matematika guna memahami fenomena fisika dalam partikel elementer dan Relativitas Umum Einstein. Hasil-hasil penelitiannya ini dipublikasikannya di jurnal-jurnal internasional terkemuka, seperti Physical Review D, Journal of Mathematical Physics, Modern Physics Letters A, dan International Journal of Modern Physics A .
Ia meninggal pada 11 Januari 2005 akibat leukimia

9. Hendry Izaac Elim
Elim memperoleh gelar sarjana fisika teori pada tahun 1995 di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta dan setelah itu bekerja sebagai dosen pada Universitas Pattimura, Ambon. Pada tahun 1999 ia memperoleh gelar master fisika teori di Institut Teknologi Bandung. Pada tahun 2001 ia melanjutkan studi ke jurusan fisika, National University of Singapore (NUS), Singapura dalam program PhD di bidang nonlinear optik dari nanopartikel dan lulus pada tahun 2005.
Sebelum lulus PhD nya, ia bekerja sebagai Research Fellow dari Oktober 2004 sampai dengan Januari 2006 di Departemen Teknik Kimia dan Biomolekuler, Fakultas Teknik, NUS. Selanjutnya ia bekerja sebagai Postdoctoral Fellow di jurusan fisika, NUS dari Januari 2006 sampai dengan September 2007.
Sejak Oktober 2007, ia bekerja sebagai Research Assistant Professor di Institute of Multidisciplinary Research for Advanced Materials (IMRAM) di Universitas Tohoku, Jepang.

10. Asan Damanik

Asan Damanik (lahir di Simalungun, Sumatera Utara, 11 November 1963; umur 48 tahun) adalah seorang fisikawan Indonesia.
Pendidikan

Asan Damanik lulus SMA tahun 1983 dari SMA Negeri 3 Pematangsiantar. Setelah lulus SMA, Asan Damanik melanjutkan studi ke Institut Pertanian Bogor dan memperoleh gelar Sarjana Ilmu Kedokteran Hewan (Drs. Med. Vet) pada tahun 1987. Setelah lulus dari Institut Pertanian Bogor, Asan masuk ke Jurusan Fisika FMIPA Universitas Gadjah Mada dan memperoleh gelar sarjana fisika teori pada tahun 1992 dan sejak Maret 1992 bekerja sebagai dosen fisika pada Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Pada tahun 1995 Asan melanjutkan studi S2 di Pascasarjana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan memperoleh gelar master fisika teori pada tahun 1997. Pada tahun 2000 melanjutkan studi S3 (doktor) ke Institut Teknologi Bandung dalam bidang Fisika Teoretis dibawah bimbingan Prof. Pantur Silaban, tetapi tidak sampai selesai karena di awal 2002 Asan pergi ke Jerman untuk bergabung dengan Grup Fiska Partikel Fundamental Johannes-Gutenberg University, Mainz, Germany dibawah bimbingan Prof. Jurgen G. Körner. Studi S3 kemudian dilanjutkan tahun 2004 di Pascasajana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dalam bidang Fisika Teoretis (Fisika Partikel Fundamental) dengan Tim Promotor Prof. Muslim, Ph.D. sebagai Ketua, dan Ko-promotor Prof. Pramudita Anggraita, Ph.D, dan Mirza Satriawan, Ph.D, namun pada pertengahan tahun 2008 Ketua Tim Promotor Prof. Muslim meninggal dunia dan kemudian diganti oleh Dr. Arief Hermanto. Pada Januari 2009, Asan akhirnya berhasil meraih gelar Doktor (Dr.) dalam Fisika Teoretis dari FMIPA UGM Yogyakarta setelah berhasil mempertahankan disertasi berjudul Massa Neutrino Dirac dan Pemekaran Model GWS di hadapan Tim Penguji. Tahun 2010 melalui Program Academic Recharging (PAR) C Dikti Kementerian Pendidikan Nasional, Asan melakukan riset dalam Theoretical High Energy Physics khususnya untuk penggunaan non-Abelian discrete symmetry group dalam fisika partikel fundamental dibawah bimbingan Prof. Ernest Ma di Department of Physics and Astronomy, University of California, Riverside, USA.

PERTANYAAN UNTUK MAHASISWA:
* APAKAH PEKERJAAN MEREKA DAPAT DIHUBUNGKAN DENGAN AKTIVITAS ILMU
EKONOMI? JIKA YA DAN TIDAK MOHON DIBERIKAN ARGUMENTASINYA?

PENGUMUMAN TERBARU UNTUK MAHASISWA KELAS EMA-605 & EDA-503

Diberitahukan jadwal kuliah pengganti:

A. Manajemen Investasi (EMA-605)
1. Kamis, 8 Januari 2015 jam 18.30-21 (SUDAH DILAKSANAKAN)
2. Minggu, 11 januari 2015 jam 11 – 13.30 (SUDAH DILAKSANAKAN)

B. Analisis Keuangan (EDA 503)
1. Selasa, 6 Januari 2015 jam 18 – 19.40 (Teori) (BATAL)
Selasa, 6 Januari 2015 jam 19.40 -21.20 (Praktikum) (BATAL)
2. Rabu, 7 Januari 2015 jam 18-19.40 (Teori) (SUDAH DILAKSANAKAN)
Rabu, 7 Januari 2015 jam 19.40-21.20 (Praktikum) (SUDAH DILAKSANAKAN)
3. Minggu, 11 Januari 2015 jam 14.00-15.40 (Teori) (SUDAH DILAKSANAKAN)
Minggu, 11 Januari 2015 jam 15.40-17.20 (raktikum) (SUDAH DILAKSANAKAN)
4. Selasa, 13 Januari 2015 jam 18-19.40 (Teori)
Selasa, 13 Januari 2015 jam 19.40-21.20 (Praktikum)
5. Rabu, 14 Januari 2015 jam 18-19.40 (Teori)
Rabu, 14 Januari 2015 juam 19.40-21.20 (Praktikum)
6. Kamis, 15 Januari 2015 jam 18-19.40 (Teori)
Kamis, 15 Januari 2015 jam 19.40-21.20 (Praktikum)

Minggu Tanggal 18 Januri 2015 adalah pertemuan tearkhir untuk mata kulian manajemen investasi (11-13.30) dan Analisis Keuangan (14-15.40: Teori) dan (15.40-17.20; Praktikum) –> agendanya kisi-kisi UAS tanggal 1 Februari 2015.

Ttd. dosen kelas
Ign. Roni S (08174185000) dan e-mail: ignronis@gmail.com

Terkait kasus Air Asia 28-12-2014 (qz 8501) dari www.airasia.com

Investor relations
Welcome to AirAsia’s Investor relations page.

At AirAsia, we adhere to stringent regulatory requirements, placing high emphasis on transparency and practicing good corporate governance. Our vision is to provide a consistent communication platform to our stakeholders globally.

Catch the latest updates and insights on AirAsia and the Group’s IR initiatives:

AirAsia Berhad
AirAsia Berhad was listed on the Main Market of Bursa Malaysia Securities Berhad in November 2004. Since pioneering the short-haul low-cost carrier (“LCC”) model in ASEAN in 2001, it has grown from a domestic airline in Malaysia to the leading low-cost airline in Asia serving around 121 destinations from 16 hubs in Malaysia, Thailand, Indonesia and the Philippines. Along with its affiliates (Thai AirAsia, Indonesia AirAsia, and Philippines’ AirAsia), AirAsia Group is the largest low-cost carrier in Asia in terms of fleet size and the number of passengers carried. AirAsia has been named the World’s Best Low Cost Airline in the annual World Airline Survey by Skytrax for five consecutive years from 2009 – 2013 and the ‘World’s Leading Low Cost Airline’ at the 2013 World Travel Awards.
Click here for more info

Asia Aviation Public Company Limited (“Asia Aviation”)

Asia Aviation was listed on the Stock Exchange of Thailand in May 2012 and is the investment holding company of Thai AirAsia Co., Ltd. Thai AirAsia commenced its inaugural commercial flight on 4 February 2004 from Bangkok to Hat Yai. The airline rapidly expanded its domestic and international routes; as at 31 December 2011, its route network covers a total of 25 cities across eight countries in Asia, covering 14 international destinations and 11 domestic destinations utilising its 22 Airbus A320 aircraft fleet.
Click here for more info

AirAsia X Berhad

AirAsia X Berhad is Asia Pacific’s leading low-cost, long-haul airline, with focus on the low-cost, long-haul segment. Incorporated in 2006, it’s breakthrough business model leverages on the AirAsia Group’s globally recognised brand and large existing customer base, as well as its broad and deep Short-haul low cost carrier (“LCC”) network.

AirAsia X is committed in offering X-citing low fares, X-emplary levels of safety and care, and an X-traordinary in-flight and service experience to all our guests – spreading the amazing AirAsia experience to X-citing destinations across Asia, Australia and the Middle East. The airline operates on the Airbus A330-300 wide body aircraft.

INFORMASI TERKINI TERKAIT PENERBANGAN AIRASIA QZ8501
PER 4 JANUARI 2015 PUKUL 22:00 WIB

SURABAYA, 4 JANUARI 2015 – Proses pencarian dan evakuasi penumpang QZ 8501 yang dipimpin oleh Badan SAR Nasional (BASARNAS) berlanjut pagi ini dimana cuaca dilaporkan membaik dengan ketinggian gelombang berada di kisaran 1,5 – 2 meter.

Memasuki hari ke-delapan pencarian, area pencarian telah diperluas ke kawasan timur Laut Jawa sesuai dengan prakiraan arah arus laut dalam.

Selain itu, sebanyak lebih dari 80 penyelam telah dikerahkan guna memastikan keberadaan 2 objek ukuran besar yang diduga adalah bagian dari badan pesawat, yang terekam oleh pantauan alat sonar kemarin (3/1). Selain itu, pencarian kotak hitam pesawat pun turut berlanjut hari ini.

BASARNAS hari ini mengonfirmasi telah mengevakuasi 4 jenazah dan juga serpihan-serpihan seperti jendela darurat pesawat, kursi penumpang dan tas yang berisikan peralatan keselamatan yang diyakini berasal dari pesawat. Empat jenazah tersebut telah diterbangkan dan tiba di RS Bhayangkara Surabaya untuk identifikasi lebih lanjut.

Sementara itu di Surabaya, tim Disaster Victim Identification Kepolisian Republik Indonesia (DVI POLRI) telah mengidentifikasi 3 jenazah penumpang QZ 8501 yaitu Wismoyo Ari Prambudi (pria), Jie Stevie Gunawan (wanita) dan Juanita Limantara (wanita). Ketiga jenazah tersebut telah diserahterimakan secara langsung oleh Sunu Widyatmoko, Presiden Direktur AirAsia Indonesia kepada masing-masing keluarga sore ini.

Untuk itu, sampai dengan hari ini, BASARNAS mengonfirmasi telah mengevakuasi 34 jenazah dimana sebanyak sembilan dari jenazah penumpang telah berhasil diidentifikasi oleh tim DVI POLRI dan 25 jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi.

Sebanyak tujuh tim ahli DVI dari Singapura juga telah tiba hari ini di Surabaya untuk membantu proses identifikasi penumpang QZ 8501 sedangkan beberapa tim ahli DVI lainnya seperti dari Korea Selatan dan Australia juga akan tiba esok untuk bergabung bersama tim identifikasi.

Upaya pencarian dan evakuasi akan berlanjut besok dengan ketinggian ombak diperkirakan mencapai 2-2.5 meter. Prioritas utama pencarian saat ini adalah melalui metode penyelaman di area yang diduga kuat dimana badan pesawat berada. Selain itu, BASARNAS juga mengonfirmasi proses pencarian akan diperkuat oleh kapal dari Cina yang akan berfokus pada pencarian kotak hitam pesawat.

Melalui kesempatan ini, AirAsia juga ingin menghimbau masyarakat untuk hanya mengacu pada informasi yang diberikan secara resmi oleh Badan SAR Nasional (BASARNAS) dan DVI POLRI untuk mengetahui perkembangan pencarian, evakuasi, dan identifikasi penumpang QZ 8501. Doa dan harapan kami terus menyertai keluarga dan kerabat penumpang QZ 8501.

Catatan untuk Editor: Kami meminta seluruh rekan media untuk tidak menghubungi nomor AirAsia Emergency Call Centre, mengingat nomor tersebut hanya diperuntukkan bagi keluarga dan kerabat penumpang di pesawat tersebut. Rekan-rekan media dapat menghubungi media center kami di nomor +622129270831

sumber: wwww.airasia.com

PERTANYAAN UNTUK MAHASISWA (EDA-503)

Dengan segala yang telah dimiliki sejak Tony Fernandez ambil alih dari Pemerintah Malaysia sebagai the ultimate owner maka apa yang seharusnya dilakukan oleh Air Asia sekarang ini? Buatlah bahasan dengan menggunakan model analisis bisnis yang telah saudara pelajari di kelas?

OJK GOES TO KAMPUS (SUMBER: REPUBLICA.CO.ID) [EMA-605]

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggalakan waspada investasi pada seluruh masyarakat Indonesia. Salah satunya adalah dengan mengajak pengunjung mall untuk waspada investasi.
“Saat ini kelompok menengah terus meningkat akibatnya kebutuhan produk jasa keuangan juga meningkat,” ujar Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad dalam sambutannya pada acara OJK Goes to Mall di Palembang Indah Mall, Jumat (24/20). Menurutnya, kesadaran dalam pemilihan produk jasa keuangan perlu ditingkatkan.
Muliaman mengatakan, ada tiga hal utama yang perlu dilakukan ketika mendapat penawaran investasi. Hal pertama adalah kewajaran dari sisi bunga yang ditawarkan. “Kalau orang menawarkan investasi return-nya (imbal hasilnya) nggak wajar, ya harus hati-hati,” ujarnya.
Hal kedua adalah persyaratannya. “Perhatikan persyaratannya. Misalnya tata caranya. Bagaimana menyetor, bagaimana menarik. Itu tolong diperhatikan,” ujarnya.
Hal ketiga adalah keabsahan hukum, baik lembaga investasinya maupun produk investasi yang ditawarkan. “Misalnya apakah dia ini lembaga yang terdaftar nggak. Izinnya dari siapa. Kalau dia koperasi, ya harus ada izin koperasi. Kalau dia pasar modal ya harus ada izin pasar modal. Termasuk produknya itu itu terdaftar nggak,” ujarnya.
Acara OJK Goes to Mall tersebut juga dimeriahkan oleh pameran sektor jasa keuangan. Beberapa lembaga jasa keuangan membuka stand di acara tersebut. Diantaranya adalah Takaful, SRO, BNI Syariah, Pegadaian, ACA dan BFI Finance

JADI BAGAIMANA SIKAP MAHASISWA DENGAN AJAKAN DARI KETUA OJK DI ATAS!

Jean Tirole (Nobel Ekonomi 2014) dari LIputan.6 com

Liputan6.com, Stockholm - Ekonom Prancis Jean Tirole memenangkan nobel bidang ekonomi pada 2014. Penghargaan diberikan kepada Tirole atas kontribusi terhadap studinya mengenai kekuatan dan regulasi pasar.

Tirole telah menghabiskan selama 30 tahun terakhir untuk mempelajari bagaimana sejumlah perusahaan besar dapat mendominasi pasar yang berakibat terhadap kerusakan. Demikian mengutip laman CNNMoney.

Pasar sering menghasilkan harga lebih tinggi dan perusahaan yang tidak produktif bertahan dengan memblokir masuknya produk baru.  Tirole pun menyoroti bagaimana pemerintah merespons hal tersebut.

“Dari pertengahan tahun 1980-an dan seterusnya, Jean Tirole telah memberi nafas baru kepada penelitian tentang kegagalan pasar tersebut. Analisanya mengenai perusahaan dengan kekuatan pasar memberikan teori terpadu dengan bantalan kuat pada pertanyaan kebijakan pusat: bagaimana seharusnya kesepakatan pemerintah mengenai merger dan kartel. Bagaimana seharusnya mengatur monopoli,” tulis Nobelprize.org, yang dikutip Selasa (14/10/2014).

Mantan mahasiswa MIT ini berpendapat, regulasi terbaik mengatasi hal itu dengan menyesuaikan kondisi masing-masing industri seperti telekomunikasi dan perbankan. Sementara itu, solusi tradisional seperti pembatasan harga dan melarang kerja sama dapat lebih berbahaya.

“Kerja sama penetapan harga dalam pasar biasanya berbahaya, tetapi kerja sama mengenai paten dapat menguntungkan semua orang. Penggabungan perusahaan dan pemasok dapat menimbulkan inovasi tetapi juga mendistorsi persaingan,” tulis komite Nobel.

Tirole meraih gelar sarjananya dari Ecole Polytechnique di Paris pada 1976, dan dari Ecole Nationale des ponts et chaussees pada 1978. Pria kelahiran 9 Agustus 1953 mendapatkan gelar Ph.D dari Massachusetts Institute of Technology pada 1981.

Ia telah mempublikasikan sekitar 200 artikel ekonomi dan keuangan termasuk 10 buku. Karya bukunya antara lain The Theory of Industrial Organization, Game Theory bersama Drew Fudenberg, dan A Theory of Incentives in Procurement and Regulation yang ditulis dengan Jean-Jacques Laffont. (Ahm/)  -> kontributor: agustina melani.

TUGAS MAHASISWA:

* APAKAH TEORI KEKUATAN & REGULASI PASAR DARI JEAN TIROLE INI DAPAT DITERAPKAN DI INDONESIA?